SatupenaNews.com | DENPASAR – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Provinsi Bali secara tegas membantah isu penyelenggaraan Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) yang beredar belakangan ini. Pengurus Golkar di Pulau Dewata memastikan kabar tersebut merupakan berita bohong (hoaks) dan menyatakan seluruh kader tetap berada dalam satu barisan di bawah kepemimpinan Ketua Umum DPP Partai Golkar, Bahlil Lahadalia.
Sikap tegas dari Bali ini selaras dengan penolakan yang disuarakan pengurus Golkar di berbagai daerah lain, seperti Banten, Jawa Tengah, hingga Kalimantan Barat.
Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Bali, Gde Sumarjaya Linggih, menegaskan bahwa situasi internal partai berlambang pohon beringin tersebut berada dalam kondisi yang sangat kondusif. Politisi yang akrab disapa Demer ini menyebutkan, tidak ada gejolak maupun dinamika politik—baik di tingkat pusat maupun daerah—yang mengarah pada penyelenggaraan Munaslub.
“Berita Munaslub Golkar pasti hoax, kami saja masih tenang-tenang menjalankan tugas reses di daerah, kawan-kawan se-Indonesia juga sama, tenang tidak ada kejadian khusus,” kata Sumarjaya saat dihubungi melalui sambungan telepon, Sabtu (7/11/2026).
Ia menekankan bahwa agenda utama legislator dan kader Golkar se-Indonesia saat ini adalah fokus turun ke masyarakat untuk menyerap aspirasi pada masa reses, sekaligus mengawal program-program strategis pemerintah, ketimbang menanggapi isu spekulatif yang tidak bersumber.
Pandangan senada disampaikan oleh Wakil Ketua Bidang Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan (OKK) DPD Partai Golkar Bali sekaligus Kepala Badan Saksi Nasional Partai Golkar (BSNPG) Bali, Yuda Suparsana. Menurutnya, soliditas pengurus maupun kader di Bali tidak terpengaruh oleh isu-isu yang diembuskan pihak tak bertanggung jawab.
“Bali tidak terpengaruh berita hoax, belum ada sebulan jajaran pengurus DPD Partai Golkar tingkat Kabupaten/Kota se-Bali, dan Provinsi Bali dilantik di Gong Perdamaian,” ujar Yuda saat dikonfirmasi terpisah.
Yuda menjelaskan, pelantikan serentak yang digelar di kawasan Gong Perdamaian Dunia tersebut menjadi penanda konsolidasi penuh serta soliditas mesin partai di Bali dalam satu komando.Usai pelantikan tersebut, jajaran pengurus dari tingkat provinsi hingga kabupaten/kota langsung bergerak menggerakkan program kerja dan pengaderan organisasi di wilayah masing-masing.
Pernyataan dari DPD Golkar Bali ini memperkuat penolakan jajaran daerah terhadap desas-desus Munaslub. Seluruh pengurus daerah bersepakat mengecam penyebaran informasi palsu yang dinilai bertujuan memecah fokus partai, sekaligus menegaskan komitmen dukungan penuh bagi kepemimpinan Bahlil Lahadalia.(Rls/Red)
Sumber: Egi




















