SatupenaNews.com | SAMPIT – Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Tengah bersama tim gabungan berhasil menyelamatkan seekor induk orangutan dan anaknya di Desa Kandan, Kecamatan Kota Besi, Kabupaten Kotawaringin Timur, Jumat (23/10) dini hari.
Kepala BKSDA Resort Sampit, Muriansyah, menjelaskan bahwa petugas mengevakuasi induk orangutan berusia sekitar 25 tahun bernama Gadis bersama anak jantannya, Garis, yang berusia sekitar 10 bulan.
Petugas bergerak setelah menerima laporan aktivis lingkungan mengenai kemunculan kedua satwa tersebut pada Kamis (22/10).
Induk Orangutan Alami Luka Jeratan
Dalam pemeriksaan awal, tim menemukan tali yang melilit kedua pergelangan tangan Gadis dan menyebabkan luka cukup parah.
Petugas menduga tali tersebut berasal dari jerat babi. Tim segera memutus jeratan dan memberikan penanganan medis kepada induk orangutan.
Operasi penyelamatan melibatkan BKSDA Kalimantan Tengah, Orangutan Foundation International (OFI), aktivis lingkungan, serta aparat kepolisian.
BKSDA membawa kedua orangutan untuk menjalani pemeriksaan dan perawatan lanjutan. Muriansyah juga mengapresiasi kepedulian masyarakat yang membantu melaporkan keberadaan satwa dilindungi tersebut.
Penyelamatan ini sekaligus mengingatkan pentingnya perlindungan habitat serta pengawasan jerat yang dapat membahayakan satwa liar.
(Rls/Red)





















