Kamis, November 5, 2026
Satu Pena News
  • Home
    • Home – Layout 1
    • Home – Layout 2
    • Home – Layout 3
    • Home – Layout 4
    • Home – Layout 5
  • Mancanegara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Daerah
  • Peristiwa
    Pemancing Tenggelam di Danau Bekas Galian Pasir Rumpin, Tim SAR Gabungan Masih Lakukan Pencarian

    Pemancing Tenggelam di Danau Bekas Galian Pasir Rumpin, Tim SAR Gabungan Masih Lakukan Pencarian

    Viral Nenek di Pasar Sabtu Pamijahan Diduga Curi Sembako untuk Bertahan Hidup – Kerudung Sobek Ditarik, Publik Menangis

    Viral Nenek di Pasar Sabtu Pamijahan Diduga Curi Sembako untuk Bertahan Hidup – Kerudung Sobek Ditarik, Publik Menangis

    Kenapa Status Bencana Nasional Tak Kunjung Ditetapkan?

    Kenapa Status Bencana Nasional Tak Kunjung Ditetapkan?

    Polsek Gunungsindur Tangani Penemuan Bayi Perempuan Tanpa Identitas di Cidokom

    Polsek Gunungsindur Tangani Penemuan Bayi Perempuan Tanpa Identitas di Cidokom

    Polsek Gunung Sindur Cek TKP, Balita Meninggal Dunia Diduga Tenggelam di Kolam Lele

    Polsek Gunung Sindur Cek TKP, Balita Meninggal Dunia Diduga Tenggelam di Kolam Lele

    KMP Batu Mandi Terbakar di Selat Sunda, Penumpang Dievakuasi di Tengah Laut

    KMP Batu Mandi Terbakar di Selat Sunda, Penumpang Dievakuasi di Tengah Laut

    Trending Tags

    • Sillicon Valley
    • Climate Change
    • Election Results
    • Flat Earth
    • Golden Globes
    • MotoGP 2017
    • Mr. Robot
  • Teknologi
    Seorang Pria Finlandia Membangun YACHT Tenaga Surya Seharg $20.000 Bisa Berlayar Tanpa Setetes Bahan Bakar Konvensional

    Seorang Pria Finlandia Membangun YACHT Tenaga Surya Seharg $20.000 Bisa Berlayar Tanpa Setetes Bahan Bakar Konvensional

    PTDI Sulap Sisi Barat Bandara Kertajati Jadi Fasilitas Produksi CN235 dan N219 Hingga 110 Unit, Penuhi Target Prabowo

    PTDI Sulap Sisi Barat Bandara Kertajati Jadi Fasilitas Produksi CN235 dan N219 Hingga 110 Unit, Penuhi Target Prabowo

  • Hukum
    Warga Bojong Koneng Resah, Diam-Diam BPN Terbitkan SHGB No.2 Sentul City yang Sudah Dibatalkan Kementerian

    Warga Bojong Koneng Resah, Diam-Diam BPN Terbitkan SHGB No.2 Sentul City yang Sudah Dibatalkan Kementerian

    UU Perampasan Aset: Senjata Ampuh Memberantas Kejahatan, Atau Potensi Ancaman  Terhadap Hak Warga

    UU Perampasan Aset: Senjata Ampuh Memberantas Kejahatan, Atau Potensi Ancaman Terhadap Hak Warga

    Ombudsman RI Perkuat Sidak Tempat Penahanan untuk Cegah Penyiksaan

    Ombudsman RI Perkuat Sidak Tempat Penahanan untuk Cegah Penyiksaan

    Komdigi Awasi Internet 24 Jam untuk Berantas Judi Online, Gandeng OJK hingga Polri

    Komdigi Awasi Internet 24 Jam untuk Berantas Judi Online, Gandeng OJK hingga Polri

    KUHAP Baru Tegaskan Batas Kewenangan Pengaturan Hukum Acara Pidana, Peraturan di Bawah Undang-Undang Tidak Boleh Mengatur

    KUHAP Baru Tegaskan Batas Kewenangan Pengaturan Hukum Acara Pidana, Peraturan di Bawah Undang-Undang Tidak Boleh Mengatur

    Rekam Percakapan Sendiri Bisa Dipidana? Pasal 258 KUHP Memunculkan Persoalan Hukum Baru

    Rekam Percakapan Sendiri Bisa Dipidana? Pasal 258 KUHP Memunculkan Persoalan Hukum Baru

    Ketika Aparat Hukum Melanggar Hukum! Menelisik Kasus Dugaan Penyadapan Ilegal

    Ketika Aparat Hukum Melanggar Hukum! Menelisik Kasus Dugaan Penyadapan Ilegal

    Kode “RAMA” Bikin Geger! Menteri Imipas Agus Diduga Kebagian Rp40 Juta per Pekan, KPK Buka Peluang Periksa!

    Kode “RAMA” Bikin Geger! Menteri Imipas Agus Diduga Kebagian Rp40 Juta per Pekan, KPK Buka Peluang Periksa!

    Server Penyadapan Bernama Lawful Interception Management System! Bagaimana Modus dan Kronologinya?

    Server Penyadapan Bernama Lawful Interception Management System! Bagaimana Modus dan Kronologinya?

    KPK Lepas Dua Jaksa ke Kejagung, Siapkan Pengganti Lewat Manajemen Talenta

    KPK Lepas Dua Jaksa ke Kejagung, Siapkan Pengganti Lewat Manajemen Talenta

    Trending Tags

    • Golden Globes
    • Mr. Robot
    • MotoGP 2017
    • Climate Change
    • Flat Earth
  • Home
    • Home – Layout 1
    • Home – Layout 2
    • Home – Layout 3
    • Home – Layout 4
    • Home – Layout 5
  • Mancanegara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Daerah
  • Peristiwa
    Pemancing Tenggelam di Danau Bekas Galian Pasir Rumpin, Tim SAR Gabungan Masih Lakukan Pencarian

    Pemancing Tenggelam di Danau Bekas Galian Pasir Rumpin, Tim SAR Gabungan Masih Lakukan Pencarian

    Viral Nenek di Pasar Sabtu Pamijahan Diduga Curi Sembako untuk Bertahan Hidup – Kerudung Sobek Ditarik, Publik Menangis

    Viral Nenek di Pasar Sabtu Pamijahan Diduga Curi Sembako untuk Bertahan Hidup – Kerudung Sobek Ditarik, Publik Menangis

    Kenapa Status Bencana Nasional Tak Kunjung Ditetapkan?

    Kenapa Status Bencana Nasional Tak Kunjung Ditetapkan?

    Polsek Gunungsindur Tangani Penemuan Bayi Perempuan Tanpa Identitas di Cidokom

    Polsek Gunungsindur Tangani Penemuan Bayi Perempuan Tanpa Identitas di Cidokom

    Polsek Gunung Sindur Cek TKP, Balita Meninggal Dunia Diduga Tenggelam di Kolam Lele

    Polsek Gunung Sindur Cek TKP, Balita Meninggal Dunia Diduga Tenggelam di Kolam Lele

    KMP Batu Mandi Terbakar di Selat Sunda, Penumpang Dievakuasi di Tengah Laut

    KMP Batu Mandi Terbakar di Selat Sunda, Penumpang Dievakuasi di Tengah Laut

    Trending Tags

    • Sillicon Valley
    • Climate Change
    • Election Results
    • Flat Earth
    • Golden Globes
    • MotoGP 2017
    • Mr. Robot
  • Teknologi
    Seorang Pria Finlandia Membangun YACHT Tenaga Surya Seharg $20.000 Bisa Berlayar Tanpa Setetes Bahan Bakar Konvensional

    Seorang Pria Finlandia Membangun YACHT Tenaga Surya Seharg $20.000 Bisa Berlayar Tanpa Setetes Bahan Bakar Konvensional

    PTDI Sulap Sisi Barat Bandara Kertajati Jadi Fasilitas Produksi CN235 dan N219 Hingga 110 Unit, Penuhi Target Prabowo

    PTDI Sulap Sisi Barat Bandara Kertajati Jadi Fasilitas Produksi CN235 dan N219 Hingga 110 Unit, Penuhi Target Prabowo

  • Hukum
    Warga Bojong Koneng Resah, Diam-Diam BPN Terbitkan SHGB No.2 Sentul City yang Sudah Dibatalkan Kementerian

    Warga Bojong Koneng Resah, Diam-Diam BPN Terbitkan SHGB No.2 Sentul City yang Sudah Dibatalkan Kementerian

    UU Perampasan Aset: Senjata Ampuh Memberantas Kejahatan, Atau Potensi Ancaman  Terhadap Hak Warga

    UU Perampasan Aset: Senjata Ampuh Memberantas Kejahatan, Atau Potensi Ancaman Terhadap Hak Warga

    Ombudsman RI Perkuat Sidak Tempat Penahanan untuk Cegah Penyiksaan

    Ombudsman RI Perkuat Sidak Tempat Penahanan untuk Cegah Penyiksaan

    Komdigi Awasi Internet 24 Jam untuk Berantas Judi Online, Gandeng OJK hingga Polri

    Komdigi Awasi Internet 24 Jam untuk Berantas Judi Online, Gandeng OJK hingga Polri

    KUHAP Baru Tegaskan Batas Kewenangan Pengaturan Hukum Acara Pidana, Peraturan di Bawah Undang-Undang Tidak Boleh Mengatur

    KUHAP Baru Tegaskan Batas Kewenangan Pengaturan Hukum Acara Pidana, Peraturan di Bawah Undang-Undang Tidak Boleh Mengatur

    Rekam Percakapan Sendiri Bisa Dipidana? Pasal 258 KUHP Memunculkan Persoalan Hukum Baru

    Rekam Percakapan Sendiri Bisa Dipidana? Pasal 258 KUHP Memunculkan Persoalan Hukum Baru

    Ketika Aparat Hukum Melanggar Hukum! Menelisik Kasus Dugaan Penyadapan Ilegal

    Ketika Aparat Hukum Melanggar Hukum! Menelisik Kasus Dugaan Penyadapan Ilegal

    Kode “RAMA” Bikin Geger! Menteri Imipas Agus Diduga Kebagian Rp40 Juta per Pekan, KPK Buka Peluang Periksa!

    Kode “RAMA” Bikin Geger! Menteri Imipas Agus Diduga Kebagian Rp40 Juta per Pekan, KPK Buka Peluang Periksa!

    Server Penyadapan Bernama Lawful Interception Management System! Bagaimana Modus dan Kronologinya?

    Server Penyadapan Bernama Lawful Interception Management System! Bagaimana Modus dan Kronologinya?

    KPK Lepas Dua Jaksa ke Kejagung, Siapkan Pengganti Lewat Manajemen Talenta

    KPK Lepas Dua Jaksa ke Kejagung, Siapkan Pengganti Lewat Manajemen Talenta

    Trending Tags

    • Golden Globes
    • Mr. Robot
    • MotoGP 2017
    • Climate Change
    • Flat Earth
No Result
View All Result
Satu Pena News
No Result
View All Result
Home Opini

Gaya Korupsi Elite Para Penghuni Senayan

Oleh: Rosadi Jamani

by admin
5 September 2026
in Opini
0
Gaya Korupsi Elite Para Penghuni Senayan
0
SHARES
2
VIEWS
Share on FacebookShare on WhatsApp

Satupenanews.com | JAKARTA – Ada mengatakan, di Senayan itulah “sarang” Tikus Got Gorong-Gorong (TG3). Ah, yang benar? Kalau mengikuti fakta persidangan korupsi kuota haji, seperti ada benarnya. Gimana gaya korupsi elite terungkap vulgar. Simak narasinya:

Persidangan dugaan korupsi kuota haji kini seperti membuka pintu lemari elite. Baru dibuka sedikit, sudah berjatuhan riyal.

Mantan Staf Khusus Menteri Agama, Ishfah Abidal Aziz alias Gus Alex mengungkap, dalam sidang di Pengadilan Tipikor Jakarta, Jumat (4/9) dini hari, ada 24 anggota Panja Komisi VIII DPR disebut meminta uang. Satu orang 3.000 riyal. Diserahkan saat perjalanan dinas ke Arab Saudi. Padahal perjalanan tersebut sudah dibiayai APBN melalui DIPA DPR.

Gus Alex mengaku hanya sanggup menyediakan 1.500 riyal per orang dari uang honornya. Kalau 24 orang dikalikan 1.500 riyal, jumlahnya menjadi 36.000 riyal. Rakyat biasa mendengar angka itu mungkin langsung menghitung harga beras.

Elite mungkin menghitung oleh-oleh. Katanya uang itu untuk belanja oleh-oleh. Ah, oleh-oleh! Biasanya orang pulang haji membawa kurma, kacang arab, parfum, sajadah. Ini kok oleh-olehnya malah uang tunai?

Dalam sidang, Gus Alex juga menyebut tiga nama pimpinan Komisi VIII yang disebut pernah ditemuinya di Restoran Al Romansiah, Aziziyah, Arab Saudi: Marwan Dasopang, Abdul Wachid, dan Ashabul Kahfi. Pertemuan itu disebut bermula setelah staf Komisi VIII bernama Yusuf menghubunginya.

Lebih dahsyat lagi, Gus Alex menyatakan pernah menceritakan adanya permintaan agar ia menyiapkan uang untuk belanja oleh-oleh. Ketika ditanya soal permintaan mengumpulkan uang dari penyedia katering, Jaja Jaelani mengatakan tidak mendengar hal tersebut.

Publik pun boleh mengernyitkan dahi. Sebab kalau benar semua ini nantinya terbukti, korupsi sudah mengalami evolusi. Dulu amplop disembunyikan. Sekarang bisa dibungkus dengan kata “oleh-oleh”.

Dulu uang negara dicuri diam-diam. Sekarang uang bisa berjalan-jalan dulu ke Arab Saudi sambil memakai paspor perjalanan dinas.

Inilah korupsi kelas elite. Bukan sekadar bagaimana mengambil uang, tetapi bagaimana membuat semuanya tampak seperti rapat, koordinasi, honor, perjalanan dinas, katering, dan oleh-oleh.

Tentu, jangan main hakim sendiri. Keterangan Gus Alex masih merupakan bagian dari proses pembuktian dan harus diuji di pengadilan. KPK sendiri menyatakan seluruh keterangan saksi dan ahli akan dicermati untuk membangun perkara secara utuh.

Masalahnya, perkara ini bukan cerita receh. Dalam dakwaan, kasus dugaan korupsi kuota haji tersebut disebut menimbulkan kerugian negara sedikitnya Rp622,09 miliar. Empat terdakwa antara lain Gus Alex, mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, Ismail Adham, dan Asrul Azis Taba.

Rp622,09 miliar! Angka sebesar itu kalau disebut di warung kopi, mungkin sendok berhenti mengaduk kopi. Rakyat kemudian bertanya, kalau pejabat belum ditangkap, apakah otomatis tidak korupsi?

Tetapi dalam perkara korupsi, uang sebesar itu justru bisa berubah menjadi angka di surat dakwaan. Di sinilah tragedi sesungguhnya. Rakyat disuruh hemat. Pejabat bicara efisiensi. Masyarakat diminta sabar. Sementara di ruang sidang, publik mendengar cerita tentang ribuan riyal.

Maka jangan heran kalau rakyat kemudian sinis. Sebab dalam republik yang sehat, pejabat takut korupsi karena hukum. Dalam republik hukumnya berhasil membuat koruptor takut, orang berpikir seribu kali sebelum mengambil uang negara.

Tetapi kalau yang ditakuti justru KPK-nya, bukan perbuatannya, maka lahirlah spesies baru, koruptor bukan sekadar menghitung uang, tetapi menghitung kemungkinan tertangkap.

Berapa saksi, rekening, perantara, kali telepon, CCTV, dan berapa orang bisa dipercaya? Yang paling penting, “Kalau ketahuan, siapa yang bisa disalahkan?”

Itulah korupsi tingkat elite. Bukan sekadar mencuri uang negara. Tetapi mencuri sambil mempelajari bagaimana cara supaya pencurian terlihat seperti rapat, perjalanan dinas, honor, oleh-oleh, koordinasi, atau entah istilah administratif apa lagi.

Rakyat akhirnya cuma bisa mengelus dada. Sambil bertanya dengan bahasa paling sederhana, “Kapan sebenarnya pejabat itu takut korupsi, bukan takut ditangkap?”

Sebab kalau jawabannya sudah berubah menjadi “yang penting jangan ketahuan”, maka negara bukan sedang kekurangan aturan. Negara sedang kekurangan rasa malu.(Rls/Red)

Sumber: Rosadi Jamani

 

Tags: GotJakartaSenayanTikus
admin

admin

Next Post
Mantan Anggota Parlemen NPC China Dijatuhi Hukuman Mati Setelah  Terbukti Menerima Suap Sebesar 746 Juta Yuan, Sekitar Rp1,96 Triliun

Mantan Anggota Parlemen NPC China Dijatuhi Hukuman Mati Setelah Terbukti Menerima Suap Sebesar 746 Juta Yuan, Sekitar Rp1,96 Triliun

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

Gaya Kepemimpinan Transparan Jaksa Agung Pastikan Penanganan Kasus Besar Tetap On Track

Gaya Kepemimpinan Transparan Jaksa Agung Pastikan Penanganan Kasus Besar Tetap On Track

3 bulan ago
Polisi Amankan Pelaku dan Barang Bukti 120 Pcs Berisi Liquid Merk Fox yang Mengandung Narkotika Jenis Etomidate

Polisi Amankan Pelaku dan Barang Bukti 120 Pcs Berisi Liquid Merk Fox yang Mengandung Narkotika Jenis Etomidate

1 minggu ago

Popular News

    Connect with us

    Satu Pena News

    © 2026 Satu Pena - Website by Did-IT Digital Solution

    Navigate Site

    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Tentang Kami

    Follow Us

    No Result
    View All Result
    • Home
    • Politik
    • Mancanegara
    • Ekonomi
    • Daerah
    • Nasional
    • Teknologi
    • Hukum
    • Peristiwa

    © 2026 Satu Pena - Website by Did-IT Digital Solution