SatupenaNews.com | JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali ambrol dan jebol level psikologis 4.900 pada perdagangan Rabu (4/11/2026).
Fakta Perdagangan Hari Ini:
Selasa 3/11/2026: IHSG ditutup anjlok -3,78% ke 4.904,28 (hilang 192 poin) – level terendah sejak 2020.
Rabu 4/11/2026 Sesi I: Lanjut melemah -0,88% ke 4.860,94, sempat sentuh titik terendah 4.824 – nilai transaksi Rp 5,14 Triliun.
Asing Kabur: Net sell Selasa Rp 759,98 Miliar di pasar reguler, total YTD sudah Rp 126,7 Triliun keluar.
3 Penyebab IHSG Anjlok Menurut Analis:
1. Ancaman MSCI Turun Kasta
Morgan Stanley Capital International (MSCI) ancam turunkan Indonesia dari Emerging Market jadi Standalone Market. Penyebab: masalah transparansi kepemilikan saham dan penegakan hukum. Keputusan final 11-12 November 2026. Saham BRMS sudah turun ke Small Cap, BRPT terancam dikeluarkan.
2. Rupiah Jebol Rp 18.200
Rupiah hari ini di kisaran Rp 18.165 – Rp 18.200 per USD. Bikin investor asing rugi kurs, makin malas masuk.
3. Risiko Politik – Kasus Listyo Sigit
Pasar soroti kasus penyadapan Presiden Prabowo oleh mantan Kapolri Listyo Sigit Prabowo yang jadi tersangka. Panin Sekuritas: “Perkembangan politik dalam negeri mendorong pelaku pasar lebih hati-hati dalam jangka pendek”.
Saham Paling Tertekan Hari Ini:
– BRPT -6,7%, TPIA -5,2%, AMMN -4,1%, DEWA -6,72%, MDKA -6,35%
– Semua sektor merah: Energi -2,71%, Barang Baku -2,61%.
Proyeksi:
BRI Danareksa: Support IHSG berikutnya di 4.830 – 4.761, resistance di 4.962 – 5.000. Pasar tunggu data GDP Q3-2026 besok yang diprediksi tumbuh 5,2% YoY.(Rls/Red)





















