SatupenaNews.com | JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) berbalik menguat (rebound) pada penutupan perdagangan Jumat (6/11/2026), di tengah pelemahan bursa saham kawasan Asia.
IHSG ditutup menguat 20,17 poin atau 0,40% ke posisi 5.050,43. Sedangkan kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 4,64 poin atau 0,90% ke posisi 518,28.
JALANNYA DAGANG HARI INI: PAGI MERAH, SORE HIJAU
Perdagangan hari ini dramatis. Pagi dibuka melemah mengikuti anjloknya Wall Street. IHSG dibuka melemah 1,41% ke level 4.960 pada pukul 09.10 WIB.
Di akhir Sesi I, IHSG bahkan ditutup melemah 1,97% atau 98,86 poin ke level 4.931. Sepanjang Sesi I, IHSG bergerak di zona merah dengan level tertinggi 4.969 dan terendah 4.925. Sebanyak 496 saham turun, 118 saham naik, dan 96 saham stagnan.
Namun di Sesi II, IHSG berbalik ke zona hijau hingga penutupan. IHSG betah di teritori negatif sampai penutupan sesi pertama, lalu bergerak ke zona hijau di sesi kedua hingga penutupan perdagangan.
KENAPA PAGI ANJLOK?
Bursa AS semalam ambruk. Dow Jones turun 3,44% ke 51.523, S&P 500 terkoreksi 4,36% ke 7.353, dan Nasdaq merosot 5,52% ke 24.314.
Efeknya, saham-saham konglomerat jadi pemberat IHSG di Sesi I. Contohnya BBCA anjlok 2,63% menjadi Rp4.990 per lembar, membebani IHSG 7,04 poin.
SEBAGAI PEMBANDING: KEMARIN MELONJAK
Sehari sebelumnya, Kamis (5/11/2026), IHSG ditutup menguat 2,25% ke level 5.030,26, naik 110,49 poin.
Penguatan kemarin ditopang BBCA naik 3,96%, AMMN melonjak 8,28%, dan TLKM naik 5,57%. Seluruh 11 sektor saham ditutup menguat, dengan Basic Industry memimpin kenaikan 3,78%.
Penguatan kemarin terjadi setelah rilis pertumbuhan ekonomi Indonesia kuartal III-2026 yang tumbuh 5,47% YoY, naik dari 5,29% di kuartal II-2026 dan melampaui ekspektasi pasar 5,2%.
PROYEKSI PEKAN DEPAN
Kepala Riset Phintraco Sekuritas, Ratna Lim, memproyeksikan di pekan depan IHSG akan menguji level ke kisaran 5.100 – 5.200.
KESIMPULAN:
IHSG hari ini bukti pasar Indonesia masih kuat. Pagi dihantam sentimen Wall Street, sore bisa rebound dan ditutup di atas 5.050. Investor jangan panik, tapi tetap waspada. Ini bukan ajakan beli/jual saham. (Red)





















